Beredar Pakta Integritas Pj Bupati Sorong Menangkan Ganjar, Hasto PDIP: Ya Diusut Saja Semuanya

Diposting pada

SUARASRAGEN.COM – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan (PDIP) Hasto Kristiyanto merespons beredarnya dokumen pakta integritas Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso, yang mana salah satunya berisi perintah memenangkan Ganjar Pranowo di area Pilpres 2024.

Hasto mempersilahkan pihak berwenang untuk mengusut tentang dugaan dokumen pakta integritas tersebut.

“Ya diusut sekadar semuanya,” kata Hasto ditemui dalam Gedung High End MNC, Jakarta Pusat, Rabu (15/11/2023).

Ia menegaskan bahwa pemenangan Ganjar semuanya berdasarkan kata-kata rakyat, bukan ditentukan oleh adanya pakta integritas.

“Kan kita menang ini kata-kata rakyat, kita menang bukan pakta integritas,” tuturnya.

Pernyataan KPK

Sebelumnya diberitakan, Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengakses pengumuman persoalan terkait beredarnya dokumen pakta integritas yang disebut-disebut ditemukan penyidik antirasuah saat penggeledahan terhadap Pj Bupati Sorong Yan Piet Mosso lalu kawan-kawan.

Berdasarkan dokumen yang tersebut beredar pada kalangan jurnalis, Pakta integritas itu berisi lima komitmen Mosso sebagai Pj Bupati Sorong.

Salah satunya berbunyi, ‘Siap mencari dukungan lalu memberikan kontribusi kata-kata pada Pilpres 2024, minimal sebesar 60 persen+1 untuk kemenangan Ganjar Pranowo sebagai Presiden Republik Indonesia dalam Kabupaten Sorong.’

Menanggapi itu, Ketua KPK Firli Bahuri belum mampu melakukan konfirmasi kebenarannya terkait temuan penyidik saat penggeledahan beberapa waktu lalu.

“Saya tidaklah sanggup mengatakan apakah itu disita oleh KPK atau tak sebab saya belum tahu. Jadi saya kalau tiada tahu, saya katakan tiada tahu,” kata Firli saat menggelar konferesnsi pers di tempat Gedung Merah Putih KPK, Selasa (14/11/2023).

Namun, Firli berjanji akan mencari tahu kebenarannya mengenai kemungkinan penyidik KPK yang menemukannnya.

“Tapi nanti akan saya cek, dari mana rekan-rekan dari mana, apakah ada di area KPK atau tidak,” katanya.

Ia mengatakan, hasil penyitaan dari penggeledahan yang disebut yang dimaksud akan dilihat oleh salah satu deputi di tempat KPK.

“Nanti Pak Deputi yang digunakan dapat melihat dari hasil penggeledahan penyitaan yang dimaksud dijalani penyidikan KPK atas dugaan aksi pidana korupsi yang tersebut dikerjakan oleh PJ Bupati Sorong,” sambungnya.

SUMBER SUARA.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *