Menteri PPN: Penggunaan data jadi bagian inklusivitas

Diposting pada

SUARASRAGEN.COM – Jakarta –
Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) Suharso Monoarfa menyatakan penyelenggaraan data harus sedemikian rupa menjadi bagian dari inklusivitas (keterbukaan akses) serta harus dapat dibuka untuk mampu jadi dikolaborasikan.

Oleh sebab itu, menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) itu dalam keterangannya dalam Jakarta, Sabtu, data yang dimaksud digunakan akurat tentu harus mutakhir, lengkap, kredibel serta dapat diakses.

Menurut dia, sebagai Badan Perencanaan Pembangunan Nasional yang mana dimaksud mempunyai tugas untuk menimbulkan perencanaan, memonitor hingga mengevaluasi penyelenggaraan perkembangan maka ketersediaan data dari segi perencanaan sangat penting.

"Oleh oleh sebab itu itu penyelenggaraan data harus sedemikian rupa menjadi bagian dari inklusivitas kemudian harus dapat dibuka untuk dapat dikolaborasikan,” ujarnya pada Gelaran Digital Reality kemudian Geospasial HxGN LIVE Indonesia 2023 di tempat area Jakarta, 7-8 November 2023.

Gelaran Digital Reality kemudian Geospasial HxGN LIVE Indonesia 2023 merupakan kegiatan pameran yang digunakan mana menunjukkan kecanggihan teknologi pengukuran, pemetaan juga survei.

Pada kesempatan itu Suharso menyebutkan tiga hal penting pemanfaatan big data serta artificial intelligence (AI) seperti prediksi perubahan iklim, prediksi bencana (banjir, gempa, kekeringan) dengan lebih lanjut tinggi akurat lalu kegiatan sektor ekonomi inklusif dengan memajukan UMKM.

Pada acara hal itu juga ditampilkan beberapa jumlah agregat peran teknologi juga juga aktivitas perubahan struktural digital yang tersebut dimaksud telah terjadi terjadi dijalankan pada dalam berbagai sektor.

Seperti proses digitalisasi rekonstruksi kecelakaan lalu lintas pada Korps Lalu Lintas (Korlantas) Markas Besar Kepolisian Republik Indonesia.

PT Hutama Karya juga turut memaparkan penyelenggaraan teknologi digital pada bidang geospasial untuk perkembangan lalu pemeliharaan jalan tol Trans Sumatera.

Juga ditampilkan pemanfaatan teknologi digital pada area bidang geospasial untuk penyelenggaraan Ibu Kota Negara (IKN) Nusantara, hingga pemeliharaan Candi Borobudur sebagai salah satu kegiatan konservasi sebagai bangunan bersejarah.

Sementara itu President Asia dari Hexagon Geosystems Faheem Khan menyebutkan Leica Geosysten juga Hexagon turut berpartisipasi pada proyek IKN Nusantara.

"Teknologi Airborne mapping media kami turut membantu pemetaan serta survei sejak rencana awal proyek IKN Nusantara, berjauhan sebelum penyelenggaraan fase pertama proyek IKN Nusantara, sebab dalam membangun sebuah kota, banyak elemen dan juga juga beragam aspek penting yang yang disebut perlu diketahui," katanya.

Melalui kegiatan gelaran tersebut, lanjutnya, diharapkan dapat menjembatani penyampaian informasi mengenai solusi teknologi terbaru kepada para pemilik bisnis, pemangku kepentingan, perencana pekerjaan, serta pelaksana lapangan ruang lingkup geospasial beserta dengan pendukungnya.

SUMBER AntaraNews.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *