Nawawi Gantikan Firli Bahuri Sementara Sebagai Ketua KPK, Ahmad Sahroni: Benahi Semua Kekurangan yang digunakan Ada

Diposting pada

SUARASRAGEN.COM – Wakil Ketua Komisi III DPR RI dari Fraksi NasDem, Ahmad Sahroni, berharap ditunjuknya Nawawi Pomolango sebagai Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sementara, mampu membawa lembaga antirasuah itu lebih besar baik lagi.

“Berharap ke pak Nawawi ke depan KPK lebih besar baik serta baik,” kata Sahroni saat dihubungi Suara.com, Sabtu (25/11/2023).

Nawawi, kata Sahroni, harus dapat melakukan pembenahan, terlebih terhadap banyaknya kekurangan di dalam tubuh KPK.

“Harapan saya ke Pak Nawawi benahi semua kekurangan yang mana ada di tempat internal KPK agar lebih tinggi profesional,” tuturnya.

Lebih lanjut, Bendahara Umum Partai NasDem ini berharap KPK dalam bawah pimpinan sementara Nawawi dapat lebih besar punya integritas.

“Tentunya lebih besar menjaga integritas yang tersebut kuat ke depannya,” ucapnya.

Arsip foto - Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango memberi salam usai bersaksi dalam sidang perdana dugaan pelanggaran kode etik koleganya Johanis Tanak pada Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi atau Kantor Dewas KPK, Jakarta, Kamis (27/7/2023). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.
Arsip foto – Wakil Ketua KPK Nawawi Pomolango memberi salam usai bersaksi dalam sidang perdana dugaan pelanggaran kode etik koleganya Johanis Tanak di area Gedung Pusat Edukasi Antikorupsi atau Kantor Dewas KPK, Jakarta, Kamis (27/7/2023). ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/aww.

Untuk diketahui, Presiden Jokowi Widodo atau Jokowi resmi menunjuk Nawawi Pomolango sebagai Ketua Sementara Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Dengan adanya keputusan tersebut, Firli Bahuri secara resmi diberhentikan sementara sebagai ketua lembaga antirasuah tersebut.

“Presiden Joko Widodo sudah pernah menandatangani Keppres Pemberhentian Sementara Ketua KPK Firli Bahuri, sekaligus menetapkan Nawawi Pomolango sebagai Ketua Sementara KPK,” kata Koordinator Staf Khusus Presiden, Ari Dwipayana lewat keterangannya dikutip Suara.com, Jumat (24/11/2023).

Jokowi lebih lanjut memilih Nawawi melebihi tiga duta ketua KPK, Alexander Marwata, Nurul Ghufron lalu Johanis Tanak.

“Keppres ini ditandatangani oleh Presiden Jokowi pada Lanud Halim Perdanakusuma, Jakarta pada Jumat malam, 24 November 2023, setibanya dari kunjungan kerja dari Kalimantan Barat,” kata Ari.

Sebelumnya diberitakan, Firli telah terjadi resmi menyandang status tersangka dugaan korupsi merupakan suap ke mantan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Firli ditetapkan Polda Metro Jaya sebagai tersangka pada Rabu (22/11/2023). Ia diduga terlibat dalam kasus korupsi di dalam Kementarian Pertanian yang tersebut saat ini ditangani KPK.

SUMBER SUARA.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *