Netizen Sindir Sumber Dana Proyek RS Internasional Solo, Gibran Beri Jawaban Menohok

Diposting pada

suarasragen.com Wali Kota Solo sekaligus bacawapres Gibran Rakabuming saat ini sedang membangun proyek RS International Solo. Namun proyek hal tersebut kena julid netizen lalu menyebut sumber dana proyek RS International Solo itu proyek dari pusat.

 “Solo diguyur proyek dari Pusat,” tulis pemilik akun X/Twitter @/PAIS_Armando pada Kamis, 2 November 2023

Dituduh mendapat banyak proyek dari pusat, Gibran pun langsung menanggapi melalui akun Twitter pribadinnya. Gibran mengatakan bahwa sumber dana proyek RS International Solo yang bukan dari pusat melainkan dari UEA (Uni Emirat Arab).

“Mohon ijin bapak. Tapi ini pengerjaan rumah sakit dari Uni Emirat Arab,” tulis Gibran @/gibran_tweet  pada Kamis, 2 November 2023

Baca Juga:Perbedaan Generasi Tidak Penting, Analis SMRC: Pemilih Muda Banyak yang dimaksud Memilih Mahfud MD

Tanggapan Gibran yang sontak langsung mengundang reaksi yang beragam dari warganet mulai dari yang digunakan pro sampai yang kontra. Bicara proyek RS International Solo, mungkin masih ada beberapa jumlah orang yang dimaksud belum tahu mengenai proyek ini.

Diberitakan sebelumnya bahwa Solo mendapatkan dana Hibah dari Uni Emirat Arab (UEA) sebesar  USD 15 jt (sekitar 236 miliar). Adapun dana Hibah yang disebut digunakan membangun beberapa jumlah infrastruktur rakyat di area Solo, termasuk Rumah Sakit.

Hal ini di tempat sampaikan langsung oleh Gibran Rakabuming pada  Selasa, 27 Juni 2023 di dalam Solo.

“Dana hibah UEA sudah ditandatangani oleh dua menteri, habis itu cair,” ucap Gibran, seperti dilansir dari Antara.

Sebelum memberikan dana hibah, pemerintah UEA telah dilakukan lebih besar dulu membangun Masjid pada Kota Solo yang tersebut diberi nama Masjid Raya Sheikh Zayed. Gibran menegaskan bahwa dana hibah UEA yang tak akan digunakan untuk perawatan masjid.

Baca Juga:Diajak Adiknya Gabung PSI usai jadi Cawapres Prabowo, Jawaban Gibran ke Kaesang: Ya

“(Terkait perawatan masjid) kami ingin mandiri, tidaklah tergantung UEA. Bukan dihentikan (dana untuk masjid), kami minta bantuan, apapun pasti diberikan, itu juga dari mereka,” tambahnya.

SUMBER SUARA.COM

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *